Memahami Pentingnya Komunikasi Dalam Kehidupan Sehari-hari

Oleh |  Dimas Janur Putra | 362011602

Dalam kehidupan, kita tidak mungkin tidak memerlukan makhluk lain dalam menjalankan kehidupan kita. manusia diciptakan sebagai makhluk sosial yang sangat membutuhkan makhluk lainnya, baik itu benda mati seperti batu, tanah dan lainnya, hewan, dan manusia yang lain. Lantas apakah komunikasi itu penting, ataukah kita hanya sebatas melakukan tindakan dan tidak melakukan komunikasi secara utuh?

Apakah arti dari kata komunikasi?

Menurut saya : komunikasi itu adalah suatu sarana untuk menyampaikan informasi antar individu, kelompok, organisasi ataupun masyarakat untuk menjalin relasi atau hubungan timbal balik. Komunikasi itu sendiri sangat dibutuhkan karena jika tidak ada komunikasi bagaimana caranya kita untuk bisa berinteraksi, mambaur bahkan bersosialisasi dengan orang- orang disekitar kita.

Sedangkan menurut Beamer & Varner (2008) dalam Communication Studies Journal bahwa komunikasi ialah suatu proses penyampaian pendapat, pikiran dan perasaan kepada orang lain yang kemampuannya dipengaruhi oleh lingkungan atau budaya sosialnya. Jelas bahwa lingkungan sosial sangat berpengaruh terhadap proses komunikasi seseorang. Ketiga pendapat tersebut mengarahkan semua pemaknaan komunikasi sebagai sebuah proses yang memerlukan orang lain. Sumber  (Communication Between Cultures – Halaman 392).

Ross menyatakan bahwa  communication is a transactional process involving cognitive sorting, selecting, and sharing of symbol in such a way as to help another elicit from their own experiences a meaning or responses similar to that intended by the source.” Merujuk pendapat beliau, komunikasi merupakan proses transaksional antara satu orang dengan orang lain yang meliputi proses urutan kognitif, seleksi informasi dan penyampaian simbol berdasarkan pengalaman mereka sendiri sebagai suatu pemaknaan atau respon yang sama dengan pemaknaan dari sumbernya. Dengan demikian, pemaknaan ini lebih mengarah kepada proses dalam diri manusia (komunikator) yang lebih pada ranah kognitif dan pada orang lain yang menyamakan dengan pengalaman dari sumber (Applied interpersonal communication matters: family, health, & … – Halaman 146).

Hovland, Janis and Kelly state that communication is the process by which an individual (the communicator) transmits stimuli (usually verbal) to modify the behavior of other individual (the audience). Berdasarkan pernyataan mereka maka dapat disimpulkan bahwa komunikasi merupakan proses seseorang (komunikator) menyampaikan stimulus/ rangsangan (biasanya dalam bentuk verbal) untuk memodifikasi perilaku orang lain (audience/ komunikate). Dengan demikian, proses komunikasi memerlukan rangsang untuk disampaikan dan memerlukan orang lain sebagai penerima rangsang tersebut. Dalam pemaknaan ini komunikasi lebih mengarah kepada bentuk verbal atau penggunaan simbol bahasa. Sumber (An Integrated Approach To Communication Theory and Research – Halaman 438)

Dari pendapat para ahli diatas dapat saya simpulkan bahwa komunikasi sangat penting dalam berbagai aspek kehidupan kita sehari-hari. Contohnya : dalam pendidikan seperti hubungan dosen dengan mahasiswa, dengan adanya komunikasi maka kegiatan belajar mengajar akan berlangsung dengan baik dan lancar.

Your Comments

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s