Pengaruh Teknologi Komunikasi Mengubah Nilai Sosial

Nama : Zimpony Pratiwi

NIM : 362012024

Perkembangan komunikasi memang tidak dapat dipungkiri telah melalui proses yang sangat panjang. Sejarah panjang yang terbentang luas dari zaman manusia baru mengenal bahasa, mengenal simbol sebagai media komunikasi non-verbal (pesan disampaikan tidak menggunakan kata-kata). Dengan perkembangan teknologi saat ini mungkin sangat memudahkan para penggunanya untuk dapat berinteraksi melintasi lautan dan udara dengan cepat dan tanpa batas.

Dengan perkembangan masyarakat dari masyarakat yang tradisional menjadi masyarakat moderen, kemudian secara otomatis perkembangan tersebut menuntut masyarakat menuju kearah globalisasi. Dengan seiring waktu berjalan, muncul telepon, telepon genggam, komputer bahkan laptop dan semakin dimudahkannya dengan munculnya internet yang membuat manusia lama-lama mengubah nilai-nilai sosial berkomunikasi yang terdapat di masyarakat. Komunikasi menurut Effendy adalah proses penyampaian pikiran atau perasaan oleh seseorang kepada orang lain dengan menggunakan lambang-lambang yang bermakna bagi kedua pihak, dalam situasi yang tertentu komunikasi menggunakan media tertentu untuk merubah sikap atau tingkah laku seorang atau sejumlah orang sehingga ada efek tertentu yang diharapkan.

Contoh paling sederhana tentang hilangnya nilai-nilai social manusia adalah pada masyarakat yang masih tradisional dahulu dalam pencapaian informasi dari jarak jauh memerlukan waktu yang begitu lamanya, karena saat itu masih menggunakan cara pengiriman pesan masih sederhana yaitu surat-menyurat atau bahkan harus tatap muka untuk menyampaikan pesan kemudian berkembang menjadi faksimile kemudian telepon dan telepon genggam dan teknologi yang tidak memerlukan waktu lama untuk mengirim pesan.

Ditengah perkembangan zaman yang semakin canggih, kini banyak manusia yang mulai mengembangkan kreativitasnya dalam dunia teknologi. Dengan munculnya jejaring social di dunia maya. Hal itu pun secara tidak langsung akan merubah kehidupan sosial seseorang. Dengan begitu komunikasi antar individu akan terjalin dengan sangat mudah tanpa harus bertatap muka. Sadar atau tidak disadari bahwa teknologi modern saat ini telah membuat segala kebutuhan manusia menjadi lebih mudah untuk dijangkau. contoh jejaring social yang sering digunakan adalah facebook.

Di sekelompok masyarakat, tak jarang facebook dijadikan tempat curhat. Banyak mereka yang meng-update status tentang aktifitas pribadi mulai dari seseorang itu bangun tidur hingga akan tidur. Hal itu dilakukan terus menerus. Sehingga tidak jarang bagi pengguna facebook yang memiliki teman yang banyak mendapatkan respon. Baik berupa komentar ataupun berupa like (suka) dengan menggunakan simbol jempol. Komentar yang dilemparkan juga bermacam-macam, mulai dari hal baik hingga komentar yang buruk terhadap orang tersebut. Facebook pun seperti salah satu aktifitas sehari-hari dan menjadi suatu kebutuhan. Efek ini yang menjadi ketergantungan. Sehingga seseorang di manapun ia berada dan pada saat kapanpun ia bisa bermain facebook melalui handphone-nya. Di mana dengan adanya facebook, masyarakat lebih sering berinteraksi dengan orang lain melalui dunia maya. Sehingga seringkali terjadi sikap antisosial ketika sedang berkumpul bersama teman, salah satu dari mereka asyik bermain handphone-nya dengan jejaring sosialnya yaitu salah satunya facebook. Selain itu juga, membuat perubahan akan adanya karakter seseorang yang berbeda dengan dunia nyata atau dunia maya.

Perubahan sosial terjadi karena adanya pengaruh dari perkembangan teknologi, terutama munculnya jejaring sosial seperti facebook. Interaksi masyarakat pun jadi berkurang di dunia nyata, lantaran munculnya jejaring social di dunia maya. Selain itu juga jejaring sosial merupakan salah satu sarana mengembangkan eksistensi seseorang individu. Namun, terkadang jejaring sosial juga bisa berdampak kurang baik bagi si pengguna. Karena adanya tindakan sosial yang sifatnya pragmatis tanpa berpikir panjang. sebaiknya pengguna jejaring sosial lebih berhati-hati dalam melakukan aktifitas di jejaring sosial dan juga lebih mencermati fungsi dan tujuan jejaring sosial itu untuk apa dan juga harus lebih memahami dan mengetahui dampak positif dan negatif dalam penggunaan jejaring sosial.

Sumber: Paseban, Jurnal,Wikipedia

Your Comments

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s