KOMUNIKASI KUNCI KESUKSESAN

DANIEL KRISHANVY
362012085

“sehebat apapun ide anda, jika anda tidak dapat mengungkapkannya, maka ide itu tidak dapat membawa anda kemanapun.” – Lee Iacocca

Apapun pekerjaannya, kunci sukses adalah komunikasi

Kesuksesan bagi setiap orang pasti berbeda-beda, karena setiap orang memiliki tolak ukur suksesnya sendiri. Untuk meraih kesuksesan tersebut, disamping ilmu pengetahuan yang luas, hal yang terpenting adalah keahlian berkomunikasi. Apapun profesi kita, dosen, ilmuan, polisi, sutradara, musisi, penyiar radio, desainer, mahasiswa, pns, buruh ataupun tukang parkir, jika kita memiliki kemampuan komunikasi yang baik kita bisa meraih kesuksesan, setidaknya sukses dalam lingkup pekerjaan kita. Kalaupun pekerjaan kita sekarang bukanlah pekerjaan yang diidam-idamkan, atau posisi kita dalam pekerjaan tidak memuaskan, dengan kemampuan berkomunikasi yang baik, tidak mustahil kita bisa mendapatkan pekerjaan atau posisi yang menurut kita lebih baik karena komunikasi dapat membawa perubahan.

Kemampuan komunikasi, sosok yang dicari ‘BOS’

Dalam survey National Association of College and Employee (NACE) disebutkan bahwa para pencari SDM, atau ‘BOS’ dari suatu perusahaan, menempatkan kemampuan komunikasi sebagai kemampuan terpenting yang harus dimiliki para calon karyawannya jika para calon karyawan tersebut ingin bekerja di perusahaannya. Yang membuat kemampuan komunikasi menjadi kemampuan terpenting dalam sebuah perusahaan adalah karena dengan SDM yang memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik, perusahaan tersebut akan lebih cepat berkembang. Melayani pelanggan, mengadakan pertemuan, hubungan antar pegawai, efektifnya penyampaian informasi dari atasan ke bawahan atau sebaliknya, dan aspek-aspek lain menjadi lebih baik dengan adanya keahlian dalam berkomunikasi. Hal ini secara sengaja ataupun tidak dapat membawa suatu perusahaan menuju kemajuan. Bahkan dengan kemampuan komunikasi yang unggul, kesempatan untuk menjadi tangan kanan sang ‘BOS’ (naik pangkat) menjadi lebih besar.

Menjadi ‘BOS’ dengan keahlian berkomunikasi

Dalam kehidupan sehari-hari juga dapat kita lihat masyarakat dalam satu profesi atau satu kelompok selalu ada yang menjadi pentolan atau seakan bertindak sebagai pemimpin. Samaria Simanjuntak, sutradara film cin(t)a, dalam buku ‘My Life As Film Director’ berkata bahwa menjadi sutradara berarti menjadi seorang pemimpin dari puluhan kru dan menjadi pemimpin dari beberapa pemimpin lain, sebagai seorang pemimpin, selain harus bisa mengontrol emosi, yang paling dibutuhkan saat produksi adalah kemampuan berkomunikasi, dimana ia harus membuat puluhan kru memiliki gagasan yang sama sesuai dengan yang ia harapkan. Berarti orang-orang yang seakan bertindak sebagai pemimpin tadi adalah orang-orang yang memiliki kemampuan komunikasi yang lebih baik dari orang lain dikelompok/profesinya. Oleh karena itu apapun pekerjaannya, jika ia memiliki kemampuan komunikasi yang baik, setiap orang bisa meraih sukses sebagai seorang pemimpin yang bisa membawa dirinya maupun orang-orang di kelompoknya ke arah yang ia inginkan.

Lalu apa itu komunikasi?

Komunikasi sendiri merupakan suatu kegiatan penyampaian gagasan. Ketika kita memiliki suatu gagasan dalam otak kita lalu kita merubahnya menjadi sebuah pesan untuk disampaikan pada orang lain, itulah komunikasi. Komunikasi bisa dikatakan efektif jika tujuan komunikasi kita dapat tercapai. Seberapa efektif komunikasi kita, itulah yang menentukan kemampuan berkomunikasi kita. Contohnya adalah tentang membuang sampah pada tempatnya. Kita memiliki gagasan untuk membuat orang lain mau menjaga kebersihan lingkungan dengan membuang sampah di tempat sampah. Beberapa orang menyampaikan gagasan tersebut melalui pesan tertulis seperti melalui poster, ada yang melalui iklan layanan masyarakat, ada pula yang melalui sosialisasi secara langsung. Semua cara tersebut merupakan suatu cara berkomunikasi, tetapi cara mana yang benar-benar bisa membuat orang sadar untuk membuang sampah pada tempatnya, itulah cara komunikasi yang efektif.

Dengan keahlian berkomunikasi kita bisa melakukan kegiatan komunikasi secara efektif. Ketika komunikasi yang kita lakukan berjalan secara efektif, gagasan-gagasan kita bisa tercapai dengan baik. Pencapaian gagasan inilah yang membawa kita pada kesuksesan.

Sumber:

http://www.studentaffairs.pitt.edu/sites/default/files/PDFsandForms/OCC/WhyCommunicationMatters.pdf

King, Larry. Seni Berbicara Kepada Siapa Saja, Kapan Saja, Di Mana Saja (Terjemahan). Jakarta: Gramedia Pustaka Utama 2007

Achmad, Haki. My Life As Film Director. Jakarta: Plotpoint 2012

Your Comments

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s