BERKOMUNIKASI MUDAH DENGAN RAYUAN

BERKOMUNIKASI MUDAH DENGAN RAYUAN

 

Diana Andani

362012050

co: yank, kamu tau tdk ap bedanya kereta api sma aku ??
ce: kalau kereta benda mati kalau km benda hidup
co: betul, tpi ad 1 lagi yg terlewatkan.
ce: memang nya ap lagi??
co: kalau kereta api berhenti di stasiun, kalau aku berhenti di hatimu…

Apakah anda pernah merayu atau diberi rayuan? Rayuan atau yang sering kita sebut gombalan berasal dari Bahasa Indonesia yang mengekspresikan sesuatu yang tidak berguna atau tidak berarti. Kata-kata gombal digunakan oleh seseorang (biasanya pria) untuk merayu, menggoda dan atau mencari perhatian orang lain terutama lawan jenis. Namun sekarang ini gombal juga banyak digunakan hanya untuk hiburan.

Siapa dari kalian yang membaca tulisan ini yang tidak pernah merasakan indahnya jatuh cinta? Mustahil bila tidak pernah, karena jatuh cinta senantiasa selalu datang secara mendadak dan memberikan efek yang luar biasa menakjubkan. Kabarnya orang yang sedang jatuh cinta bisa menjadi lebih kreatif dan lebih dominan berkomunikasi dengan menggunakan rayuan.

Sifat manusia untuk menyampaikan keinginannya dan untuk mengetahui hasrat orang lain, merupakan awal keterampilan manusia berkomunikasi secara otomatis. Bahasa yang bersifat rayuan/ gombalan bisa dijadikan cara yang ampuh dalam berkomunikasi era ini. Nah, bahasa rayuan sebagai alat pengikat dan perekat dalam hidup bermasyarakat yang dapat membantu kita berkomunikasi dengan cara yang berbeda dan tentu saja pesan yang ingin kita sampaikan lebih mudah diterima.

Kemampuan manusia menciptakan bahasa rayuan membuktikan bahwa manusia sudah memliki kebudayaan yang tinggi dalam berkomunikasi. Melalui bahasa rayuan, secara otomatis kita mengembangkan kreativitas imajinasi dimana kita dapat menciptakan sesuatu lewat daya nalar melalui komunikasi dengan diri sendiri. Bahasa rayuan juga memiliki fungsi untuk menghindari konflik-konflik, menumbuhkan semangat kebersamaan (solidaritas), memengaruhi orang lain, memberi informasi, mendidik dan tentu saja menghibur.

Dalam komunikasi ini pengaruhnya dapat kita amati secara langsung. Komunikan kelihatan gembira mendengar sang komunikator memberikan rayuan atau cerita lucu dan, biasanya komunikan hanya tersenyum dan mengangguk-anggukan kepala sebagai tanda mengerti terhadap apa yang disampaikan oleh pembicara tersebut.Berkomunikasi dengan model ini telah memperpendek jarak dan tentu saja menghemat biaya. Rayuan juga berusaha menjembatani antara pikiran, perasaan dan kebutuhan seseorang dengan dunia luarnya.

Apabila kita mampu merayu seseorang dengan baik, berarti secara tidak langsung mempermudah kita dalam mendapatkan sahabat, pacar, dan tentu saja rezeki. Jika kita tidak mengenal etika dalam rayuan berkomunikasi dan dalam pengucapan kata-kata menyinggung perasaan orang lain tentu dengan mudah kita akan berbalik terhadap kenyataan tersebut.

Pesan yang dimaksud dalam rayuan dalam proses komunikasi isinya berupa hiburan, informasi, dan pengetahuan. Dalam komunikasi rayuan, media adalah alat yang dapat menghubungkan antara sumber dan penerima yang sifatnya terbuka, dimana kita dapat melihat, membaca, dan mendengarnya. Kita dapat menggunkan media cetak dan media elektronik dalam penyampaiannya.

Jika ingin merayu, ada sebaiknya kita memperhatikan hal-hal tersebut:

  1. Penerima

Penerima adalah elemen penting dalam proses komunikasi, karena dialah yang menjadi sasaran dari komunikasi itu sendiri. Kenallah khalayakmu terlebih dahulu, jika kita mengetahui dan memahami karakteristik penerima, berarti dengan mudah kita memberikan suatu rayuan.

  1. Lingkungan

Lingkungan atau situasi ialah faktor-faktor tertentu yang dapat memengaruhi jalannya komunikasi. Komunikasi sering kali sulit dilakukan karena faktor jarak yang begitu jauh. Usahakan kita merayu dengan bertatap muka secara langsung atau melalui media tertentu.

  1. Pengaruh

Pengaruh atau efek adalah perbedaan antara apa yang dipikirkan, dirasakan, dan dilakukan oleh penerima sebelum dan sesudah menerima pesan. Pengaruh ini bisa terjadi pada sikap dan tingkah laku penerima. Usahakan setelah kita memberi rayuan, sih penerima memberikan tanggapan yang positif bahkan terjadi feedback.

Jadi komunikasi jelas tidak bisa dipisahkan dengan kehidupan umat manusia,  baik sebagai individu maupun sebagai anggota masyarakat. Komunikasi diperlukan untuk mengatur tatakrama pergaulan antarmanusia, sebab dengan berkomunikasi dengan baik akan memberi pengaruh langsung pada struktur keseimbangan seseorang dalam bermasyarakat. Pendek kata, sekarang ini keberhasilan dan kegagalan seseorang dalam mencapai sesuatu yang diinginnkan termasuk karir mereka, banyak ditentukan oleh kemampuannya berkomunikasi. Namun cara berkomunikasi dengan menggunakan rayuan akan memepermudah kita dalam penyampaian pesan dan semakin membuat penerima merasa terhibur dengan isi pesan yang dimaksudkan.

Referensi:

Cangara , Hafied  (2007). Pengantar Ilmu Komunikasi. Jakarta: Grafindo Persada

 

 

 

BERKOMUNIKASI MUDAH DENGAN RAYUAN

 

Diana Andani

362012050

co: yank, kamu tau tdk ap bedanya kereta api sma aku ??
ce: kalau kereta benda mati kalau km benda hidup
co: betul, tpi ad 1 lagi yg terlewatkan.
ce: memang nya ap lagi??
co: kalau kereta api berhenti di stasiun, kalau aku berhenti di hatimu…

Apakah anda pernah merayu atau diberi rayuan? Rayuan atau yang sering kita sebut gombalan berasal dari Bahasa Indonesia yang mengekspresikan sesuatu yang tidak berguna atau tidak berarti. Kata-kata gombal digunakan oleh seseorang (biasanya pria) untuk merayu, menggoda dan atau mencari perhatian orang lain terutama lawan jenis. Namun sekarang ini gombal juga banyak digunakan hanya untuk hiburan.

Siapa dari kalian yang membaca tulisan ini yang tidak pernah merasakan indahnya jatuh cinta? Mustahil bila tidak pernah, karena jatuh cinta senantiasa selalu datang secara mendadak dan memberikan efek yang luar biasa menakjubkan. Kabarnya orang yang sedang jatuh cinta bisa menjadi lebih kreatif dan lebih dominan berkomunikasi dengan menggunakan rayuan.

Sifat manusia untuk menyampaikan keinginannya dan untuk mengetahui hasrat orang lain, merupakan awal keterampilan manusia berkomunikasi secara otomatis. Bahasa yang bersifat rayuan/ gombalan bisa dijadikan cara yang ampuh dalam berkomunikasi era ini. Nah, bahasa rayuan sebagai alat pengikat dan perekat dalam hidup bermasyarakat yang dapat membantu kita berkomunikasi dengan cara yang berbeda dan tentu saja pesan yang ingin kita sampaikan lebih mudah diterima.

Kemampuan manusia menciptakan bahasa rayuan membuktikan bahwa manusia sudah memliki kebudayaan yang tinggi dalam berkomunikasi. Melalui bahasa rayuan, secara otomatis kita mengembangkan kreativitas imajinasi dimana kita dapat menciptakan sesuatu lewat daya nalar melalui komunikasi dengan diri sendiri. Bahasa rayuan juga memiliki fungsi untuk menghindari konflik-konflik, menumbuhkan semangat kebersamaan (solidaritas), memengaruhi orang lain, memberi informasi, mendidik dan tentu saja menghibur.

Dalam komunikasi ini pengaruhnya dapat kita amati secara langsung. Komunikan kelihatan gembira mendengar sang komunikator memberikan rayuan atau cerita lucu dan, biasanya komunikan hanya tersenyum dan mengangguk-anggukan kepala sebagai tanda mengerti terhadap apa yang disampaikan oleh pembicara tersebut.Berkomunikasi dengan model ini telah memperpendek jarak dan tentu saja menghemat biaya. Rayuan juga berusaha menjembatani antara pikiran, perasaan dan kebutuhan seseorang dengan dunia luarnya.

Apabila kita mampu merayu seseorang dengan baik, berarti secara tidak langsung mempermudah kita dalam mendapatkan sahabat, pacar, dan tentu saja rezeki. Jika kita tidak mengenal etika dalam rayuan berkomunikasi dan dalam pengucapan kata-kata menyinggung perasaan orang lain tentu dengan mudah kita akan berbalik terhadap kenyataan tersebut.

Pesan yang dimaksud dalam rayuan dalam proses komunikasi isinya berupa hiburan, informasi, dan pengetahuan. Dalam komunikasi rayuan, media adalah alat yang dapat menghubungkan antara sumber dan penerima yang sifatnya terbuka, dimana kita dapat melihat, membaca, dan mendengarnya. Kita dapat menggunkan media cetak dan media elektronik dalam penyampaiannya.

Jika ingin merayu, ada sebaiknya kita memperhatikan hal-hal tersebut:

  1. Penerima

Penerima adalah elemen penting dalam proses komunikasi, karena dialah yang menjadi sasaran dari komunikasi itu sendiri. Kenallah khalayakmu terlebih dahulu, jika kita mengetahui dan memahami karakteristik penerima, berarti dengan mudah kita memberikan suatu rayuan.

  1. Lingkungan

Lingkungan atau situasi ialah faktor-faktor tertentu yang dapat memengaruhi jalannya komunikasi. Komunikasi sering kali sulit dilakukan karena faktor jarak yang begitu jauh. Usahakan kita merayu dengan bertatap muka secara langsung atau melalui media tertentu.

  1. Pengaruh

Pengaruh atau efek adalah perbedaan antara apa yang dipikirkan, dirasakan, dan dilakukan oleh penerima sebelum dan sesudah menerima pesan. Pengaruh ini bisa terjadi pada sikap dan tingkah laku penerima. Usahakan setelah kita memberi rayuan, sih penerima memberikan tanggapan yang positif bahkan terjadi feedback.

Jadi komunikasi jelas tidak bisa dipisahkan dengan kehidupan umat manusia,  baik sebagai individu maupun sebagai anggota masyarakat. Komunikasi diperlukan untuk mengatur tatakrama pergaulan antarmanusia, sebab dengan berkomunikasi dengan baik akan memberi pengaruh langsung pada struktur keseimbangan seseorang dalam bermasyarakat. Pendek kata, sekarang ini keberhasilan dan kegagalan seseorang dalam mencapai sesuatu yang diinginnkan termasuk karir mereka, banyak ditentukan oleh kemampuannya berkomunikasi. Namun cara berkomunikasi dengan menggunakan rayuan akan memepermudah kita dalam penyampaian pesan dan semakin membuat penerima merasa terhibur dengan isi pesan yang dimaksudkan.

Referensi:

Cangara , Hafied  (2007). Pengantar Ilmu Komunikasi. Jakarta: Grafindo Persada

 

 

 

Your Comments

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s