Komunikasi untuk hidup. Hidup butuh Komunikasi

Stanislas Kostka Widia Sekunanda

362012080

FSKOM UKSW- Progdi Ilmu Komunikasi 

Dalam kehidupannya manusia tidak bisa hidup sendiri, karena dalam kehidupan sehari-hari manusia pasti manusia berkomunikasi dengan orang lain. Komunikasi terjadi karena ada dua orang atau lebih yang saling bertukar pendapat atau argumen secara langsung maupun tidak langsung. Misalnya jika kita sms, bbm, atau berbicara melalui telepon berarti kita sudah melakukan komunikasi secara tidak langsung.

 

            Lama sudah para ahli yang berkecimpung dalam ilmu pengetahuan mempermasalhakan apakah komunikasi itu ilmu atau sekedar pengetahuan. Apabila komunikasi itu memang ilmu, termasuk ilmu apa; apakah termasuk kelompok ilmu sosial (social science), ilmu alam (natural science), atau kelompok lain?

 

            Dari beberapa pengelompokan komunikasi menurut para ahli, publisistik dan jurnalistik istilah lain untuk komunikasi dianggap pengelompokan pada ilmu sosial dan merupakan ilmu terapan (applied science). Memang para ahli komunikasi sendiri menganggap demikian. Dan karena termasuk dalam ilmu sosial dan ilmu terapan, maka ilmu komunikasi sifatnya interdisipliner atau multidisipliner. Ini disebabkan oleh objek materialnya sama dengan ilmu-ilmu lainnya, terutama yang termasuk kedalam ilmu sosial / ilmu kemasyarakatan.

 

            Untuk memahami pengertian komunikasi sehingga dapat dilancarkan secara efektif, para peminat komunikasi sering kali mengutip paradigma yang dekemukakan oleh Harold Lasswell dalam karyanya, The Structure and Function of Communication in Society. Lasswell mengatakan bahwa cara yang baik untuk menjelaskan komunikasi ialah menjawab pertanyaan sebagai berikut: Who Says What In Which Chanel To Whom With What Effect?

 

            Paradigma Lasswell di atas menunjukkan bahwa komunikasi meliputi lima unsur sebagai jawaban dari pertanyaan yang diajukan itu, yakni :

–          Komunikator (communicator, source, sender)

–          Pesan (Message)

–          Media (chanel, media)

–          Komunikan (communicant, communicatee, receiver, recipient)

–          Efek (effect, impact, influence)

Jadi, berdasarkan paradigma Lasswell tersebut, komunikasi adalah proses penyampaian pesan oleh komunikator kepada komunikan melalui media yang menimbulkan efek tertentu.    

 

Daftar Pustaka            :

http://organisasi.org/pentingnya-komunikasi-dalam-kehidupan-sehari-hari-pengertian-arti-definisi-manfaat-dan-masalah

Effendy, M.A, Onong Uchjana, Prof, Drs. 1990. Ilmu Komunikasi Teori dan Praktek. Bandung. PT Remaja Rosdakarya

Your Comments

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s