PENTINGNYA BERKOMUNIKASI BAGI SEORANG PEMIMPIN

Nama: FRANCISKUS ARIEL

NIM     : 362012 078

Menjadi seorang pemimpin tidaklah mudah seperti apa yang ada di dalam benak kita. Karena untuk menjadi seorang pemimpin tidak hanya dengan keberanian saja untuk menjadi seorang pemimpin, tetapi juga meliputi banyak faktor di antaranya ; memiliki kapabilitas yang baik , memiliki intelektual , percaya diri , tidak mudah terhasut dengan pendapat/opini orang lain , tegas , adil , bijaksana , bertanggung jawab terhadap apa saja tindakan tindakan yang di ambil .Namun dari semua faktor tersebut kita juga harus mengingat bahwa untuk menjadi pemimpin yang baik , ia harus memiliki kemampuan untuk berkomunikasi dengan baik agar setiap apa yang di ucapkan dapat di terima oleh semua pihak dan juga tidak menimbulkan kontroversi yang dapat berakibat buruk bagi si pemimpin itu sendiri.Kemampuan berkomunikasi akan sangat mempengaruhi seorang pemimpin dalam menjalankan tugasnya.Setiap pemimpin memiliki anggota/pengikut guna mereleasikan pemikiran ,ide ataupun gagasannya dalam rangka mencapai tujuan yang telah di wacanakan.Disinilah pentingnya kemampuan seorang pemimipin berkomunikasi dengan baik.

Seorang pemimpin pastilah memiliki gaya kepemimpinan yang berbeda dengan pemimpin yang lainnya , seperti hal nya pasangan pemimpin baru DKI Jakarta yang baru saja terpilih , Jokowi-Ahok kedua pemimpin dan wakil pemimpin ini memiliki karakter yang berbeda dalam mengintruksikan para anak buah nya dalam menjalankan wacana wacana mereka.Gaya kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi) dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang bertolak belakang dinilai banyak kalangan merupakan kombinasi yang tepat untuk mendobrak birokrasi yang berbelit.

Pembawaan Jokowi yang sabar dapat mengimbangi pembawaan Ahok yang cenderung blak-blakan. Gaya kepemimpinan kedua tokoh Jakarta ini pun menuai banyak perhatian sejak video rapat kerja yang digelar Pemprov Jakarta yang diwakili Ahok bersama Dinas Pekerjaan Umum (PU) diunggah ke situs YouTube. Dalam video tersebut, Ahok memperlihatkan kemarahan saat meminta semua pejabat untuk menurunkan pagu anggaran. Media YouTube memang dijadikan sarana baru bagi Pemprov Jakarta untuk memperlihatkan keterbukaan dalam pemerintahan. Video yang diunggah tersebut sukses mendapatkan perhatian masyarakat dan pertanyaan-pertanyaan yang mengundang sensasi. Hal ini terbukti dari seringnya video tersebut dilihat yang hingga saat ini sudah 500 ribu kali.

Ketika ditanyakan mengenai gaya kepemimpinannya yang menuai sensasi tersebut, Ahok hanya menjawab diplomatis. “Saya tidak bisa tiru gaya. Saya orang Sumatra,” ucapnya.
Sementara sang Gubernur Jokowi tidak merasa keberatan atas gaya kepemimpinan wakilnya tersebut. “Saya tidak keberatan. Setiap orang memang punya gaya sendiri-sendiri,” ungkapnya.
Gaya kepemimpinan keduanya menurut pengamat sejarah dan budaya JJ Rizal adalah kombinasi yang tepat untuk mendobrak garis birokrasi yang berbelit. Ketika Ahok tidak segan menemui langsung para demonstran, Sedangkan Jokowi yang kalem lebih senang melihat langsung kondisi masyarakat dan spontan membuat warga terkaget-kaget. Gaya kepemimpinan boleh berbeda, tapi kerja nyatalah yang ditunggu oleh masyarakat .

Jadi ,pada intinya seorang pemimpin yang baik haruslah menjadi pemimpin yang berjiwa mulia , dia harus menjadi seorang pemimpin yang bijak dalam memimpin anggotanya untuk melaksanakan tugasnya masing-masing .

Seorang pemimpin juga harus bisa berkomunikasi dengan baik agar setiap apa yang di wacanakan menjadi efektif ,dapat di terima oleh para pengikutnya.

Sumber : http:// http://news.liputan6.com/read/455321/kalemnya-jokowi-dan-garangnya-ahok-memimpin-jakarta

Your Comments

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s