Mengapa Komunikasi Terjadi?

Ratih U. Titania / 32012031/ Fakultas Ilmu Sosial dan Komunikasi/ Progdi Komunikasi

 

KEBUTUHAN MANUSIA AKAN INFORMASI

 

Komunikasi terjadi karena adanya hasrat manusia untuk berkomunikasi. Kita tidak mungkin lepas dari namanya komunikasi. Dimana pun, kapan pun, dan pada siapa pun. Tidak ada satu manusia pun di dunia ini yang tidak pernah berkomunikasi.

 

Komunikasi kadang terjadi karena kebutuhan manusia akan inforasi di sekitarnya. Contohnya seperti saat terjadi tsunami di Aceh atau tentang informasi kemacetan di jalan. Manusia membutuhkan informasi tentang lingkungan tempat ia tinggal. Masihkah aman atau tidak. Di sini media informasi berperan sangat penting untuk membanu manusia mendapatkan informasi tersebut. Saya pernah mengalaminya saat di tengah perjalanan menuju rumah saya. Seorang teman saya menelepon saya dan mengatakan jalur yang saya tempuh akan menemui kemacetan. Dengan media informasi telepon genggam, atau blackberry seseorang mengetik personal message tentang kemacetan di daerah tertentu, kita dapat menghindarinya.

 

Bagi saya ini sangat penting. Meskipun masih banyak alas an mengapa komunikasi terjadi, inilah yang akan saya bahasa dalam hal ini. Saat kita di sebuah tempat yang asing agi kita, saya merasakan komunikasi sangat berguna saat saya beru saja sampai di kota ini. Saat saya bertanya nama tempat agar saya tidak tersesat, bahkan saat pertama kali masuk kampus, saya yang tidak tahu apa-apa bertanya pada orng sekitar dimana gedung tempat saya belajar.

 

Komunikasi itu terjadi karena saya membutuhkan informasi. Dimana dalam kasus itu adalah tentang ruangan kelas saya. Saat itu mau tidak mau saya harus melakkan komunikasi. Jika tidak saya akan dianggap bolos pelajaran. Kita akan bertanya, tentang informasi yang kita butuhkan kepada orang yang mungkin lebih mengerti. Setiap manusia membutuhkan hal itu. Tidak mungkin kita akan berada pada comfort zone kita terus menerus. Suatu saat kita akan keluar dari situ dan menemui sesuatu yang baru. Yang akan kita cari informasinya.

 

Kita tidak dapat mengelak dari komunikasi itu sendiri. Karena mau tidak mau, siap tidak siap, kita diperhadapkan pada sesuatu yang tidak dapat kita selesaikan sendiri. Maka satu-satunya cara adalah bantuan dengan orang lain. Membuka situs internet, menonton televisi, menelepon teman atau bertanya langsung kepada orang lain adalah jawabannya. Dengan itu kita dapat mengetahui apa yang kita butuhkan. Yang tidak kita mengerti. Dan jawaban hal itu adalah komunikasi.

 

Apa yang dapat kita lakukan dalam lingkungan yang baru? Hal pertama adalah dengan beradaptasi dengan lingkungan baru tersebut. Mengenali lingkungan baru tersebut. Jika tidak, kita akan menjadi orang yang tidak maju. Tetap stag di tempat karena tidak bias menyesuaikan diri. Hal ini wajar. Yang tidak wajar adalah orang yang tidak mau menyesuaikan dirinya. Bayangkan saja dalam satu tempat yang menjunjung tinggi norma berpakaian yang sopan dan tertutup, kita mengenakan pakaian yang tidak sepantasnya. Tentu saja semua orang akan menganggap kita aneh.

 

Melalui situs http://lutviah.net/2010/05/12/kenapa-kita-berkomunikasi/ yang saya baca, manusia memiliki hasrat untuk mengontrol lingkungannya. Dengan berkomunikasi kita dapat melihat peluang menyadari ancaman, mengetahui kejadian-kejadian, dan mengembangkan pengetahuan. Dalam situs ini juga disebutkan, komunikasi berperan untuk membantu seseorang memahami lingkungannya, serta membantunya untuk mengarahkan apa yang harus dia lakukan.

 

Saya sangat sependapat dengan argument tersebut. Saat berkomunikasi kita menyadari bahwa kita membutuhkan sesuatu. Untuk membantu kita menyelesaikan sesuatu hal itu. Menurut saya, komunikasi akan terjadi karena kebutuhan seseorang akan informasi. Tiap orang akan membutuhkan informasi tersebut. Jadi tiap orang dalam diri masingmasing sangat membutuhkan komunikasi dalam kehidupannya.

 

Kesimpulannya, komunikasi berperan penting dalam kehidupan tiap−tiap orang itu sendiri. Dimana kita tidak dapat melarikan diri dari kebutuhan hidup kita akan komunikasi. Di saat kapan pun, dimana pun dan oleh siapa pun. Jadi kehidupan manusia tanpa komunikasi sama saja dengan tidak berjalan atau tidak maju sama sekali. Tidak mengerti akan dunia lain, hanya menggeluti dunianya sendiri tanpa orang lain di dalamnya. Hanya dia. Itulah yang membuat hidupnya tidak maju, tidak bahagia dan tidak akan dapat menyelesaikan masalahnya.

 

Sumber : http://lutviah.net/2010/05/12/kenapa-kita-berkomunikasi/

Your Comments

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s