Cyber Community vs Real Community (Komunitas Facebook vs Komunitas Nyata)

Natasya Rambu Kadunga / 362011082/  Progdi Ilmu Komunikasi/ UKSW

Hampir semua masyarakat khususnya kalangan anak muda pasti sudah tahu dan mengenal apa itu facebook ? lalu apa hubungannya dengan cyber community dan real community ?. kita akan sama-sama belajar mengenai hubungan dua dunia tersebut yaitu antara dunia maya vs dunia nyata dengan implokasinya yaitu mengenai komunitas.

Beberapa pendapat ahli mengenai definisi komunitas yaitu :

  1. Komunitas adalah sekelompok orang yang saling peduli satu sama lain lebih dari yang seharusnya, dimana dalam sebuah komunitas terjadi relasi pribadi yang erat antar para anggota komunitas tersebut karena adanya kesamaan interest atau values (Kertajaya Hermawan, 2008).
  2. George Hillery Jr (dikutip oleh Fredian Tonny, 2003:23) pernah mengidentifikasi sejumlah besar defenisi, kemudian menemukan bahwa kebanyakan defenisi tersebut memfokuskan makna komunitas sebagai:

(1) the common elements of area;

(2) common ties; dan

(3) social interaction.

CYBER WORLD to CYBER COMMUNITY

                Perkembangan Teknologi khususnya penggunaan dunia maya sudah tidak asing lagi bagi masyarakat. Salah satu bentuk kemajuan internet adalah muncul apa yang disebut cyber world atau dunia maya. Dimana kita dapat mengakses kapanpun, dimanapun, hubungan secara langsung ataupun tidak langsung. Burhan Burgin (2009 : 296), teori komunikasi dunia maya atu yang sering di kenal teori cybercommunity merupakan teori paling akhir dalam pengembangan ilmu komunikasi atau sosiologi komunikasi.

                Cyber world melahirkan berbagai macam komponen yaitu salah satunya cyber community. Cyber community mendorong munculnya sebuah ruang kehidupan baru yang sangat prospektif bagi aktivitas manusia nilai efisiensinya yang sangat tinggi. Tanpa kita sadari cyber community sering kita gunakan dalam dunia maya pada saat menggunakan facebook (antaranews.com:Pengguna Facebook di Indonesia tertinggi ketiga dunia). . Pengguna facebook di Indonesia tercatat menempati posisi ke tiga tertinggi di dunia. Kebanyakan orang menggunakan facebook juga untuk berbagi informasi, mendukung dalam pemilu contoh komunitas yang akan diangkat adalah komunitas pendukung Jokowi. Lainnya adalah terdapat komunitas koin untuk prita.

Gambar

REAL WORLD to REAL COMMUNITY

                  Perlu kita ketahui bahwa internet mengadopsi dunia social ini artinya bahwa ketika kita di dunia nyata setiap hal yang kita lakukan pasti ada peraturan , contoh ketika teman kita menginap harus lapor penjaga kos dan hingga ketua RT. Jikalau di dunia maya ketika kita ingin membuat facebook harus sesuai peraturan dan tata cara yang harus dipatuhi. Teknologi juga mengambil alih fungsi social manusia, sebelum adanya cyber world, ketika berinteraksi dan bermusyawarah masyarakat dapat bertatap muka hingga berdebat, namun saat ini dengan perkembangan teknologi, manusia tidap usah repot-repot  lagi untuk bertatap muka. Cyber word membentuk cyber community untuk membentuk komunitas mendukung Jokowi ataupun Prita. Ketika di dunia nyata perlu proses yang panjang untuk mengumpulkan massa dalam mendukung aksi tersebut. Interaksi pada saat di dunia nyata dapat nampak ketika bertaap muka, pada dunia maya dapat menggunakan skype. Penggunaan bahasa dalam dunia nyata biasanya menggunakan bahasa yang formal, namun ketika di dunia maya kita dapat menggunakan bahasa informal.

Gambar

Gambar

SKEMA

Gambar

Skema di atas menerangkan mengenai hubungan cyber community dan real community dimana kedua komunitas yang berbeda antara dunia maya dan dunia nyata. Skema di atas menunjukan bahwa antara cyber world dan cyber community saling berpengaruh artinya dunia nyata memiliki pengaruh terhadap dunia maya. Fenomena tersebut mengandung arti bahwa apa yang terjadi di dunia maya, tidak dapat dilepaskan begitu saja dengan kenyataan di dunia nyata. Hal ini semakin diperjelas dengan kenyataan yang memperlihatkan bahwa yang berinteraksi di dunia maya adalah benar-benar individu manusia.

                Namun berpegang pada prinsip bahwa kekuatan sebuah rantai sangat ditentukan oleh mata rantai terlemah. Jelas terlihat bahwa pada akhirnya faktor manusialah yang akan menentukan.

Your Comments

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s