TV SEHAT UNTUK ANAK

Yona Aliviasari(362011068) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Komunikasi

                   Pada zaman sekarang ini, Televisi merupakan media massa eletronik yang mampu menyebarkan berita secara cepat dan memiliki kemampuan unutk mencapai khalayak dengan jumlah yang tak terhingga pada waktu yang bersamaan. Berbagai macam program acara yang diberikan Televisi telah menarik minat pemirsanya dan membuat rasa ‘ketagihan’ untuk menyaksikan acara-acara yang ditayangkan, bahkan bagi anak-anak sekalipun sudah merupakan bagian yang tak terpisahkan dari aktivitas kesehariannya, bahkan acara ‘nonton TV’ sudah menjadi agenda yang wajib bagi mereka. Saat ini perkembangan sehari-hari anak-anak di rumah mulai dari bangun tidur, mandi, sarapan, berangkat sekolah, pulang sekolah, makan siang bahkan sampai menejlang tidur kembali anak sangat akrab dengan tayang TV.

                   Dengan setia acara TV mendampingi mereka dan memberikan hiburan dari mulai iklan makanan, kosmetik, property, fashion, otomotif yang menarik, dan lain-lain. Bukan hanya iklan saja, tetapi tayangan seperti sinetron yang bernuansa duniawi, kemewahan, harta, persaingan keluarga, peran jahat, ABG remaja yang culas dan sebagainya tak kalah hebat dalam menyajikan tayangnnya. Tak kalah ketinggalan juga seperti acara infotainment yang mengulas habis informasi berita mengenai  cara hidup dan kegiatan sehari-hari para artis. Setidaknya ada empat pengaruh media TV pada anak-anak yaitu:

  1. Selebritis, yang menonjolkan gaya hidup hedonis, glamour. Pengaruh iklan membuat gaya hidup anak-anak serba instant dan penampilan harus sesuai standar iklan
  2. Sex, menonjolkan nafsu berlebihan yang dieksploitasi TV, sehingga sekarang banyak kasus kejahatan seksual, perdagangan anak dan lain-lain
  3. Sadisme, tayangan sadis. Membuat anak-anak sekarang menjadi cepat marah, emosional dan gampang mengamuk
  4. Setanisme, tayangan film mistik, hantu membuat anak sering merasa ketakutan meskipun berada di llingkungannya sendiri seperti rumah dan kamarnya.

 

Sudah jarang sekali tayangan Televisi yang benar-benar mendidik anak-anak. sebagai orang tua pun harus berperan sangat aktif kepada anak-anaknya agar tidak menonton tayangan TV yang kurang baik untuk perkembangannya. Orang tua memberikan pengertian dan pemahaman untuk anak-anaknya tayangan yang perlu mereka tonton itu yang mana. Dengan sikap yang tegas, bijak dalam memilah tayang TV serta bimbingan orang tua diperlukan dalam mendidik anak-anaknya.

Betapa dahsyatnya perubahan dunia yang akan mempengaruhi anak-anak terlukis dalam pernyataan Direktur International Center for Leadership and Education, Dr. Willard Daggett mengungkapkan: “Dunia yang akan ditinggali anak-anak kita berybah empatkali lebih cepat daripada sekolah-sekolah kita”. Glabalisasi budaya yang disebarkan lewat media telah berdampka lebih mendalam bagi anak-anak. Media untuk anak-anak ini bukan pengertian media konvensional (kesepakatan umum) melainkan ‘media bermain’ dan belajar yang menjadi ruang public anak-anak untuk mengekspresikan dunia anak-anaknya yang penuh nuansa tanpa mempengaruhi perkembangan anak-anak. Tanpa kita sadari, TV membawa dampak positif bagi perkembangan anak-anak yaitu cepat dan akurat dalam menyajikan berita melebihi media massa lainnya seperti radia dan surat kabar, menyuguhkan beragam hiburan serta menambah wawasan. Disamping itu, dampak negative dari Tv pun ada yaitu dapat merusak mental sekaligus pola pikir anak-anak, member dampak negative bagi kesehatan anak-anak, dan TV juga menghadrikan dunia yang aneh (maya). Anak-anak dan orang tua sebaiknya saling kompak dalam memilah tontonan TV agar anak tidak terbiasa dengan tayangan-tayang TV yang ada di zaman yang serba canggih ini. Orang tua memberikan pengertian  tentang cara sehat menonton TV, member jadwal kepada anak-anak tentang peraturan menonton TV, pilih acara yang benar-banar sesuai dengan umur mereka, dan berikan reward jika anak mematuhi perjanjian menonton TV.

Sumber: http://polahidupsehat.info

Ibrahim, Idi Subandy.2011.Kritik Budaya Komunikasi.Yogyakarta:JalaSutra.

 

 

Your Comments

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s