PENGARUH JEJARING SOSIAL TERHADAP MENTAL REMAJA

AGNIA PRIMASASTI .S.(362011064)

FISKOM UKSW

                Jejaring sosial bukanlah hal yang baru bagi masyarakat dunia. Contohnya facebook. Facebook bukanlah hal yang baru lagi di dalam masyarakat di bumi ini. Hal ini karena facebook merupakan suatu jejaring sosial yang popular saat ini. Jejaring sosial ini tidak hanya di minati oleh para artis ataupun pejabat saja,tetapi dari anak SD sampai orang dewasa pun juga mengemarinya.  Selain itu ada jejaring sosial seperti tweter yang sedang booming pada saat ini. Banyak orang yang menggunakan jejaring sosial tersebut untuk berinteraksi dengan orang lain dari belahan bumi yang lain dan juga dapat menemukan teman yang sudah lama tidak bertemu. Bahkan ada beberapa yang karena dengan adanya jejaring sosial ,sepasang saudara kembar yang terpisah puluhan tahun dapat bertemu kembali melalui jejaring sosial tersebut. Ya,memang facebook dan tweter merupakan salah satu media berkomunikasi yang sedang popular pada saat ini. Sebelum facebook ada beberapa jejaring soasial yang ada seperti friedster,myspace,dll. Namun sekarang jejaring sosial seperti friendster,myspace,dll kurang digemari oleh masyarakat dunia pada saat ini karena adanya sesuatu hal yang sekarang kurang sesuai dengan apa yang dibutuhkan masyarakat dunia pada saat ini.

            Karena begitu spesialnya jejaring sosial ini,tanpa disadari dampaknya bagi pemakainya. Terutama pemakainya adalah remaja yang berada di Indonesia. Para remaja sangat menyukai menggunakan jejaring sosial yang sedang popular pada jaman ini. Hal ini dikarenakan mudahnya akses dan kecanggihan teknologi yang ada sekarang ini. Mereka bukan hanya mengakses dari computer di warnet atau di rumah. Tetapi bisa melalui alat elektronik seperti handphone,ipad,dll. Karena begitu mudahnya mengakses jejaring sosial tersebut maka tidak sedikit remaja yang terjerumus dalam jejaring sosial tersebut. Mereka menyalahgunakan fasilitas yang ada di dalam jejaring sosial tersebut dan terkadang mengarah pada kejahatan cyber. Selain itu bagi remaja yang masih menentukan dan menemukan jati diri mereka,mereka dapat terpengaruh dari jejaring sosial. Mereka menggunakan jejaring sosial terus-menerus sehingga melupakan kewajibannya sebagai pelajar yaitu belajar.

            Dalam beberapa kasus yang,jejaring sosial dapat membuat seorang remaja terjerumus dalam keasyikan dan juga ancaman bahaya seperti penipuan dan penculikan. Selain itu mental remaja belum kuat karena sikap dan pemikiran mereka yang masih labil dan bisa dipengaruhi.  Sehingga mereka mudah dihasut kedalam sikap terorisme yang akhir-akhir ini ditularkan melalui jejaring sosial. Dalam kehidupan sehari-hari didalam masyarakat remaja yang sangat suka dengan jejaring sosial lebih cenderung menutup diri dari masyarakat luar. Hal ini karena mereka sedang asyik dengan dunia mereka sendiri dan tidak memperdulikan keadaan di sekitarnya.

Dalam hal mental,remaja di dunia terutama di Indonesia masih belum siap menerima kecanggihan dan juga jejaring sosial. Peran orang tua sangatlah penting dalam melatih mental anak dan membantu mereka dalam menemukan jati dirinya sendiri. Selain itu pengawasan dan control sosial dalam keluarga semakin ditingkatkan. Hal ini dikarenakan mental anak yang belum siap dan juga gampang terpengaruh sehingga membuat mereka terjerumus dalam hal yang tidak diinginkan oleh orang tua.

            Orang tua janganlah meninggalkan atau mengurangi pengawasannya terhadap apa yang dilakukan oleh sang anak. Karena keluarga merupakan tempat yang aman bagi anak dan kasih sayang yang besar yang diberikan orang tua membuat anak semakin baik dalam pembentukan mental dan jati dirinya. Bukan hanya orang tua yang berperan tetapi lingkungan sekolah dan pergaulan si anak juga berperan dalam pembentukan mental dan jati diri bagi si anak. Dengan demikian setelah kita mengetahui dampak dari adanya jejaring sosial kita dapat menilai apakah baik atau tidak, terutama bagi para remaja di Indonesia.

Sumber:

http://www.analisadaily.com/news/read/2012/09/01/71571/pengaruh_jejaring_sosial_terhadap_remaja/

 http://episentrum.com/artikel-psikologi

Your Comments

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s