New Media (Facebook) “Dampak Tekhnologi dan Media Bagi Kehidupan Manusia”

oleh : Fanny Clarantika Adiwono 362011018 / Prodgi : Ilmu Komunikasi UKSW

Kemajuan tekhnologi adalah sesuatu yang tidak bisa kita hindari dalam kehidupan ini, karena kemajuan tekhnologi akan berjalan sesuai dengan kemajuan ilmu pengetahuan. Setiap inovasi diciptakan untuk memberikan manfaat positif bagi kehidupan manusia. Dampak – dampak positif dari kemajuan tekhnologi dan media antara lain: Kita akan lebih cepat mendapatkan informasi-informasi yang  akurat dan terbaru di bumi bagian manapun melalui  internet, kita dapat berkomunikasi dengan teman, maupun keluarga yang  sangat jauh hanya dengan melalui handphone. Disamping keuntungan-keuntungan yang kita  peroleh kemajuan teknologi tersebut dimanfaatkan juga untuk  hal-hal yang  negatif, antara lain: pemanfaatan  jasa komunikasi oleh jaringan teroris (Kompas), penggunaan  informasi tertentu dan situs tertentu yang  terdapat di internet  yang bisa disalah gunakan pihak tertentu untuk tujuan tertentu.

Contoh kasus yang pernah terjadi  yaitu kasus Prita Mulyasari. Keluhan seorang pasien tentang pelayanan rumah sakit dalam bentuk email yang tersebar ke sebuah media online yang sangat besar adalah penyebab pertentangan kedua belah pihak. Kisah pun berlanjut ke meja hijau dengan kasus pencemaran nama baik rumah sakit dan sang ibu itu pun dijebloskan ke penjara. Yang menarik adalah kabar mengenai kasus ini menyebar bagai virus, tidak hanya di media konvensional, tetapi juga di facebook, blog, dan twitter. Dengan segera kasus itu mendapat simpati banyak orang. Semua pemberitaan pun memiliki cerita yang sama dengan membuat pihak penuntut sebagai antagonis. Tentu saja kasus ini memancing emosi banyak orang. Semua komunitas online memberikan dukungan an kepada dirinya dan sebaliknya respon masyarakat terhadap rumah sakit tersebut pun negatif. Tidak butuh waktu yang lama, dalam waktu beberapa hari pun dukungan bagi Prita Mulyasari di Facebook mendapat lebih dari ribuan pendukung. Bahkan ribuan.  Disini bisa kita lihat kasus ini sangat berhubungan dengan internet, di dunia maya sama seperti di dunia nyata.

Facebook merupakan sarana komunikasi yang hampir digunakan dan dimiliki setiap manusia. Tidak hanya jumlah penggunaanya yang terus bertambah,tetapi juga mereka aktif mengakses facebook. Jumlah pengguna Facebook di Indonesia, hingga 2012 jumlah tercatat sebagai yang tertinggi ketiga di dunia dengan jumlah akun Facebook 43,06 (antaranews.com:Pengguna Facebook di Indonesia tertinggi ketiga dunia). Dengan kata lain, meskipun sudah memiliki jumlah yang besar, pertumbuhan facebook nampaknya masih cukup tinggi. Facebook merupakan “new media” yang terpopuler sampai saat ini. New media pun juga mempunyai ciri-ciri yaitu : Pesan individual dapat dikirimkan ke sejumlah orang yang tak terbatas, secara bersamaan, dan setiap orang yang terkibat dalam suatu isi media dapat mengontrol timbal balik atas konten tersebut.

Mungkinkah ada kehidupan tanpa facebook? Jawabannya: telah ada kehidupan sebelum facebook dan akan tetap ada setelahnya. Facebook tetaplah sebuah media. Para penggunalah yang membuatnya terkenal. Walau memang facebook masih populer, sejarah menunjukkan pengguna mudah seklai bepindah hati. Yang pertama friendster, kedua MySpace, dan yang kini yaitu facebook. Bagaimana jika kemudian muncul yang keempat? Inilah pentingnya kita menjalin hubungan yang sesungguhnya dengan orang lain dalam jaringan kita. Benar-benar mengenal mereka atau bahkan menghubungi mereka lewat email dan lainnya sehingga kita bisa mengontak mereka. Kita sebagai manusia masih hidup di dunia nyata, sehingga semua interaksi dunia maya hanya bersifat sebagai pendukung. Karena di dunia maya kita bisa menembus batas waktu dan tempat. Selanjutnya kita tetap memerlukan interaksi nyata, yaitu face to face. Sedangkan untuk media sosial tidak ada yang bisa menguasai mereka semua.

Facebook tidak hanya dijadikan sarana komunikasi saja, tetapi facebook juga sangat menguntungkan kehidupan manusia khususnya masalah ekonomi. Seperti penjualan OnlineShop yang biasanya para wanita yang menjual berbagai macam barang-barang, seperti baju, celana, dll.

 

Sumber :

Kurniali, Sartika. 2009. “Step by Step Facebook: The Next Level”. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.

http://triaa18.student.umm.ac.id/download-as-pdf/umm_blog_article_10.pdf

http://zulfiifani.wordpress.com/2010/08/02/memahami-media-baru-new-media/

http://komunikasi.us/index.php/mata-kuliah/media-convergence/17-tmb-umb/2188-konstruksi-sosial-teknologi-dalam-media-baru

Your Comments

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s