Koran Analog ke Koran Digital

Okky Indra Wicaksono / 362011021 / Program Studi Ilmu Komunikasi – FISKOM UKSW

Eksemplar yang terdiri dari lembaran -lembaran kertas bertuliskan kabar (berita) dsb, yang terbagi  dalam kolom-kolom (8-9 kolom), dan  terbit setiap hari atau secara periodik berupa surat kabar maupun harian yang sering kita kenal dengan Koran (KBBI on-line).  Koran pertama diterbitkan pada tahun 1690 di Boston, Amerika oleh Benyamin Haris (KOMPAS.com). Tentunya hampir setiap hari dari sebagian kita membaca koran untuk mendapatkan sebuah infromasi terhangat dan kabar terbaru dengan tujuan agar tidak tertinggal tentang apa yang menjadi kabar terbaru dan informasi apa yang sedang  melambung di hadapan khalayak . Selain untuk mendpatakan  informasi koran juga berperan sebagai pemenuhan kepuasan dalam penggunaan media seperti hiburan, dan features (olahraga, bisnis, dan kolom opini, berita international, berita dalam negri, tajuk rencana, advertorial, dsb).

Koran memberi  jawaban semua  yang menjadi kebutuhan informasi, kabar, pendidikan, hiburan, control sosial, pengaruh konten bagi khalayak. Usaha yang cukup sederhana dan ringan untuk tidak ketinggalan informasi , kabar, dan berita yang sedang terhangat dan booming adalah dengan membaca Koran yang tentunya  dapat dijangkau dimanapun kita berada. Hampir setiap orang dari anak kecil hingga orang tua membaca koran agar tidak ketinggalan informasi dan tentunya demi guna menambah wawasan kita.

Interaktifitas yang kurang dan efesiensi adalah kelemahan dari koran itu sendiri. Interaktifitas disini adalah dalam arti feedback yang timbul dari khalayak adalah lambat atau mengalami delayed . Sedangkan mengenai efisiensi, bahwa untuk menjangkau  koran itu sendiri tidak bisa setiap waktu dengan waktu yang tepat kita bisa mendapatkan. Karena jika kita melihat daerah – daerah yang terpencil yang susah di jangkau, distribusi koran ini akan mengalami keterlambatan penerimaan. Selain dari pada itu tidak setiap daerah kita bisa menjangkau atau mendapatkan koran, sebab pada daerah-daerah terpencil untuk menjumpai dan  mendapatkan koran adalah hal yang  sangat sulit melihat hubunganya dengan efisiensi waktu pula.

Sedikit menengok keluar dari koran analog yang sudah kita ulas tersebut, sekarang kita akan berlaih pada hasil konvergensi koran analog yaitu pada koran digital dengan berbagai konten dan kelebihannya. Koran digital disini adalah koran dengan hasil perubahan koran analog yang ditampilkan dalam wujud on-line. Tidak jauh berbeda dengan koran analog sebenarnya, karena pada dasarnya keduanya memiliki tujuan yang sama. Namun dari pada itu koran digital mempunyai banyak kelebihan yang tidak dimiliki oleh koran analog, Koran digital memiliki berbagai konten yang selalu muncul tanpa kita harus membuka dan mencari pada koran analog. Dari berita nasional, regional, international, megapolitan, bisnis, olahraga, sains, edukasi sampai dengan info travel, dan index berita sudah terpampang ketika kita membuka link koran digital. Selain berbagai konten tersebut koran digital mempunyai kelebihan dalam interaktifitasnya, sebab jika pada koran analog feedbacknya mengalami delayed namun pada koran digital ini bisa terdapat leave comment.

Apabila kita ingin mencari edisi lama pada koran analog tentunya akan menjadi kesulitan tersendiri bagi kita. Sebab belum tentu setiap penjual menjual edisi lama pada suatu koran. Berbeda halnya dengan koran digital yang kita bisa diatur dan pilih, berita kapan yang akan kita lihat baca dan ketehaui pasti akan tersedia serta tentunya halaman tersebut bisa kita simpan dimana dan kapanpun. Untuk masalah bagaimana menjangkaunya, tentunya pada koran digital tidak dibatasi dengan ruang dan waktu sebab kapanpun dan dimanapun kita bisa mengakses baik melalui  ponsel mapun PC  yang sudah terkoneksi dengan sambungan internet. Jadi tidak  ada alasan atau kendala tentang keterbatasan jangkauan koran  ketika kita ingin menengok berita, seiring munculnya koran digital.

Gambar

Tidak hanya gambar dan tulisan saja yang dapat kita lihat, namun koran digital juga menyediakan video tentang dan untuk berbagai berita yang tersedia. Kepuasan untuk medapatkan berita secara grafis, visual, dan videopun lengkap tersedia oleh koran digital. selain itu koran digital juga menyediakan layanan pasang iklan sama seperti koran analog, namun bedanya disini kita lebih mudah dan cepat dalam mengurusnya serta tidak perlu kita harus mengunjungi kantor pada suatu koran tertentu.

Jadi kesimpulan dari konvergensi koran analog – koran digital disni adalah kolaborasi-kolaborasi media lama (-koran analog) yang telah disatukan dalam media baru sehingga disebut koran digital itu sendiri, lebih menguntungkan bagi para khalayak (pembaca) untuk dapat menjangkau koran serta mendapatkan kelebihannya. sebab konvergensi koran disini lebih banyak menguntungkan lewat kelebihan-kelibahn yang tersedia yang tidak dimiliki oleh koran analog. Serta nampaknya gerakan untuk lebih sering membaca koran disemua kalangan akan tumbuh melihat semua faktor kelebihan yang tersedia pada konvergensi koran analog ke koran digital ini.

Your Comments

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s